Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mendagri: Tidak Akan Ada Monarki Baru di Yogya

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan tidak akan ada monarki baru yang akan terbentuk jika Rancangan Undang-Undang Daerah I

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak

Laporan Pradita Seti Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan tidak akan ada monarki baru yang akan terbentuk jika Rancangan Undang-Undang Daerah Istimewa Yogyakarta (RUU DIY) disahkan.

"Bukan monarki baru lah. Tapi Sultan boleh ditetapkan (jadi gubernur) harus melalui syarat yang lengkap," kata Gamawan saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (30/8/2012).

Gubernur dari provinsi lain pun tak perlu kuatir terkait pengesahaan RUU untuk daerah istimewa ini. "Syarat yang lengkap sama dengan gubernur lain. Malah lebih berat karena tidak boleh berasal dari partai politik," Gamawan menambahkan.

Dengan disahkannya RUU ini, Sri Sultan Hamengkubuwono X tidak boleh lagi berstatus sebagai anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar, melainkan simpatisan saja. Sampai saat ini, menurut Gamawan, belum juga ada pembicaraan dengan partai pohon beringin tersebut karena hari ini baru disahkan.

Baca Juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas