Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Identitas Terduga Teroris Belum Bisa Dipublikasikan

Kepala Rumah Sakit Bhayangkari Tingkat I Raden Said Sukanto atau RS Polri, Brigadir

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Rumah Sakit Bhayangkari Tingkat I Raden Said Sukanto atau RS Polri, Brigadir Jenderal Agus Prayitno, mengungkapkan bahwa hasil otopsi dua terduga teroris Solo selesai, Sabtu (1/9/2012) malam, dan diserahkan ke Datasemen Khusus 88 Polri.

"Pemeriksaan telah selesai tengah malam tadi dan data saat ini berada di Densus 88," kata Agus saat dihubungi wartawan, Minggu (2/9/2012).

Sayang ia enggan mengungkapkan hasil pemeriksaan tersebut dan identitas para terduga teroris. Menurut Agus hasil identitas belum dapat dipublikasi karena belum ada data pembanding.

"Saat ini jenasah masih di ruang mayat rumah sakit," kata Agus. Ia menjelaskan, belum diketahui apakah akan ada pemeriksaan keluarga jenazah untuk mengumpulkan data pembanding atau tidak.

"Semua tergantung Densus 88, jika diminta, baru akan keluarga jenasah dibawa
ke sini untuk diperiksa," jelasnya.

Sebelumnya, Dua terduga teroris berinisial F (19) dan M (19) tewas setelah terlibat baku tembak dengan personel Densus 88 di Jalan Veteran, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (31/8/2012) malam lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain kedua terduga, seorang anggota Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Bripda Suherman, juga tewas tertembak. Jenazahnya sudah tiba di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam, 1 September 2012.

Jenazah kedua terduga teroris tersebut tiba di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur kemarin siang sekitar pukul 12.00 WIB.

NASIONAL POPULER

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas