Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Tampik Kejanggalan Penangkapan Teroris Solo

Mabes Polri membantah kejanggalan seputar penangkapan teroris yang diungkap Indonesia Police Watch (IPW)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri membantah kejanggalan seputar penangkapan teroris yang diungkap Indonesia Police Watch (IPW)

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan, jenis pistol antara FN dan Bareta memang mirip. Saat kejadian malam hari sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Jenis pistol itu bentuknya hampir sama, saat itu juga malam hari," kata Boy ketika dihubungi, Minggu (2/9/2012).

Mengenai tewasnya Bripda Suherman yang tertembak di bagian perut, Boy mengatakan seharusnya persoalan tersebut tidak perlu diperdebatkan.

Pasalnya, Bripda Suherman telah gugur dalam tugasnya. Densus pun telah menggunakan kelengkapan sesuai standar. Sebelumnya, IPW mengatakan, sebagai anggota Densus, dalam bertugas yang bersangkutan tidak sesuai dengan SOP yang harus memakai rompi anti peluru.

"Ia berusaha menangkap pelaku, jadi tidak perlu diungkit lagi," kata Boy.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara terkait Presiden SBY yang memerintahkan Kapolri segera meninjau TKP, Boy mengatakan tidak ada kejanggalan dalam hal tersebut. Menurut Boy, Kapolri datang ke Solo juga untuk menyampaikan rasa belasungkawa.

"Sebagai pimpinan Polri, Pak Kapolri datang untuk berbelasungkawa dan memberikan penghormatan kepada anak buahnya," ujarnya.

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas