Zahfa Diajak Naik Ojek ke Cicaheum
Selama di Parongpong, Meta mengaku berada di rumah temannya bernama Dewi. Meta sendiri pada saat membawa Zahfa menggunakan
Editor:
Anwar Sadat Guna
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Selama di Parongpong, Meta mengaku berada di rumah temannya bernama Dewi. Meta sendiri pada saat membawa Zahfa menggunakan ojek ke Cicaheum.
Dari Cicaheum menggunakan angkot ke terminal Ledeng. Di terminal ini Meta mengaku meminta dijemput Dewi. Meta adalah pembantu rumah tangga di kediaman Ketua KPID Jabar
"Dari pengakuan Meta hanya ingin membawa jalan-jalan karena suntuk. Diduga Meta suntuk karena pacarnya, yang suami orang, kembali kepada istrinya. Dia sempat berpamitan kepada pembantu lainnya untuk membeli Pil KB. Kami masih mendalaminya, apalagi Dewi, katanya masih berada di Jakarta. Apa betul keterangannya, kami masih mendalaminya," kata Kapolsek Arcamanik, Komisaris Polisi DR I Ketut Adi Purnama, Rabu (5/6/2012).
Nama Meta merupakan nama palsu. Nama aslinya adalah Popon Bin Umar. Pada saat pemeriksaan, dia didampingi ayahnya yang bernama Umar.
Perempuan berambut lurus ini untuk sementara dikenai Pasal 328 tentang Penculikan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Sementara, ayah Zahfa, Husni Mubarok enggan berkomentar. Dia hanya mengatakan pihaknya senang bisa bertemu dengan anaknya lagi.
KLIK JUGA: