Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

JAT: Jangan Kaitkan Pesantren Ngruki dengan Terorisme

Juru Bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Son Hadi meminta agar jangan mengaitkan kasus terorisme dengan pesantren Al Mukmin Ngruki.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Son Hadi meminta agar jangan mengaitkan kasus terorisme dengan pesantren Al Mukmin Ngruki.

"Misalnya, anak koruptor bisa disebut koruptor? Ini yang perlu dijelaskan. Lembaga pendidikan agama manapun tidak pernah mengajarkan kekerasan," kata Son Hadi dalam dialog Polemik bertajuk "Teror Tak Kunjung Usai" yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2012).

Menurut Son Hadi, memang beberapa terduga pelaku tindakan terorisme ini berasal dari pesantren yang didirikan oleh Abu Bakar Ba'asyir. Namun, itu hanya segelintir orang saja, sehingga tidak bisa digeneralisir mayoritas lulusan pesantren Ngruki melakukan aksi teror.

"Alumni Ngruki itu banyak. Ada di PDIP, direktur Bank Syariah di Jateng, mungkin juga ada di NasDem. Apa itu teroris? Kita terjebak pada kata Ngruki. Tapi bukan itu intinya," kata Son Hadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas