Menko Polhukam Persilakan Aktivis dan Pengamat Berkomentar
Menko Polhukam Djoko Suyanto mempersilakan aktivis maupun pengamat berkomentar, terkait peristiwa teror yang akhir-akhir ini kerap terjadi.
Penulis:
Edwin Firdaus
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menko Polhukam Djoko Suyanto mempersilakan aktivis maupun pengamat berkomentar, terkait peristiwa teror yang akhir-akhir ini kerap terjadi.
Namun, Djoko berharap masyarakat dapat memfilter dengan baik komentar-komentar tersebut, untuk menjaga kestabilan negara.
"Kalau dari aktivis maupun pengamat ingin memberikan spekulasi, silakan saja.
Tapi, saya ingin memberikan fakta yang jelas," kata Djoko saat mengelar jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Minggu (9/9/2012).
Sebelumnya, telah terjadi tiga aksi teror di wilayah Jabodetabek. Pertama, penangkapan terhadap Firman di Depok, yang merupakan salah satu pelaku teror dengan senjata api di Solo.
Kedua, penemuan bahan-bahan peledak milik M Thoriq di Tambora, Jakarta Barat. Ketiga, ledakan bom di Beji Depok yang terjadi kemarin malam.
Hingga kini, polisi belum menemukan keterkaitan antara aksi teror di Solo dan penemuan bahan-bahan peledak di Tambora, Jakarta Barat, serta ledakan bom yang terjadi di Beji, Depok. (*)
BACA JUGA