Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

KPK Tidak Perlu Second Opinion Soal Penyakit Hartati

KPK tidak mengambil second opinion (opini kedua), terkait alasan gangguan kesehatan tersangka kasus suap Bupati Buol, Hartati Murdaya.

Penulis: Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengambil second opinion (opini kedua), terkait alasan gangguan kesehatan tersangka kasus suap Bupati Buol, Hartati Murdaya.

Meski, ada perbedaan keterangan penyakit Hartati yang dikatakan dua orang pengacaranya, Tumbur Simanjuntak dan Patra M Zen.

"KPK tidak akan ambil second opinion untuk sakitnya Hartati," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa (11/9/2012).

Menurut Johan, KPK sebelumnya akan meminta hasil diagnosa penyakit yang diderita Bos PT Hardaya Inti Plantations, dari RS Medistra, tempat Hartati dirawat, untuk memastikan kebenaran keterangan yang disampaikan pengacaranya.

"KPK tidak perlu lagi pernyataan kedua, karena Hartati telah siap datang, Rabu (12/9/12)," ujar Johan.

Sebelumnya, Hartati dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka pada Jumat (7/9/12), namun tidak datang. Pihaknya berdalih Hartati tengah dalam keadaan kesehatan yang terganggu dan dirawat di RS Medistra.

Kedua pengacara Hartati berbeda pendapat soal sakit kliennya. Tumbur Simanjuntak mengatakan kliennya sakit kejang-kejang, sedangkan Patra M Zein justru mengatakan Hartati Sesak nafas dan nyeri di bagian kaki. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas