Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Parpol Lolos PT Diusulkan Bisa Usung Calon Presiden

Masyarakat, harus mendapat kesempatan untuk mendapatkan kesempatan memilih capres yang terbaik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Figur pemimpin alternatif diyakini akan terbuka dengan sendirinya jika setiap partai politik yang lolos ke parlemen diperkenankan mengusung capres pada Pilpres 2014 mendatang. Masyarakat, harus mendapat kesempatan untuk mendapatkan kesempatan memilih capres yang terbaik.

Direktur Indo Barometer, M Qodari menyatakan, langkah yang diambil PKS yang mengusulkan mengusung Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaq sebagai calon presiden patut diapresiasi.

"PKS sudah membuka munculnya wacana capres alternatif. PKS bisa menjadi pelopor bagi partai tengah," kata Qodari kepada wartawan, Selasa (11/9/2012).

Qodari memprediksi, kalau saja sikap parpol tidak berubah, Pilpres 2014 hanya akan menyodorkan capres dalam jumlah terbatas. Bahkan, katanya, mungkin yang akan diajukan adalah figur-figur lama.

"’Penting untuk mendorong partai-partai yang mau menawarkan capres yang beragam. Sehingga masyarakat mempunyai banyak pilihan. Peluang munculnya capres alternatif sangat terbuka," katanya yakin.

Ia kemudian menyarankan, ambang batas dukungan untuk mengusung capres, disamakan dengan besaran parliamentary threshold (ambang batas parlemen). Dengan begitu, parpol bisa lolos ke parlemen secara otomatis, bisa mengusung capres sendiri.

Bukanlah hal yang harus dipermasalahkan, bila nantinya akan banyak muncul capres pada 2014 mendatang. Jumlah capres banyak, akan terseleksi dan tetap mendapat dukungan masyarakat sampai pada putaran kedua.

Rekomendasi Untuk Anda

Dan bila partai bisa mengusung capres sendiri, tentu yang diusung memililiki kualifiasi yang bagus. Selama ini, katannya, pencapresan selalu didominasi oleh ketua umum ataupun orang-orang yang berkuasa di partai, sehingga pola ini harus diubah. ’Bisa saja, yang diusung nanti bukan ketua umumnya. Justru, yang diusung figure bisa dari luar partai,’’ paparnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas