Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demokrat: Penyidik Independen kpk Sulit Diwujudkan

Keinginan Komisi Pemberantasan Korupsi merekrut penyidik independen dari luar Polri dan Kejaksaan Agung bakal membentur tembok besar

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yogi Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Keinginan Komisi Pemberantasan Korupsi merekrut penyidik independen dari luar Polri dan Kejaksaan Agung bakal membentur tembok besar.

Demikian disampaikan politisi Demokrat, I Gede Pasek Suardika di DPR, Jakarta, Selasa (18/9/2012).

Menurut Pasek, memang ada klausul dalam Undang-undang KPK yang mengatur penyidik independen, tapi harus dilihat juga bahwa penyidik dapat disuplai dari unsur Polri dan Kejaksaan Agung, di mana sudah berlangsung selama ini. Persoalannya, mencari penyidik independen sulit.

“Jadi penyidik itu tidak mudah dan membutuhkan keahlian khusus. Itu perlu dipikirkan matang. Harus dipikirkan juga bagaimana jenjang karir penyidik independen itu. Masak seumur hidupnya hanya mau jadi penyidik," ungkap Pasek yang juga Ketua Komisi III DPR RI ini.

Selain itu, Pasek menambahkan, penyidik yang terus bertahan di KPK, tidak baik dan sehat secara pisikologi. Seorang penyidik tetap harus membutuhkan penyegaran.

“Menyiapkan penyidik independen tidak mudah dan harus ada pendidikan khusus. Kita juga memikirkan karir penyidik," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

BACA JUGA:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas