Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Golkar Bantah Usul Revisi UU KPK Pertama Kali

Partai Golkar dituding sebagai partai yang pertama kali mengusulkan revisi UU KPK

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar dituding sebagai partai yang pertama kali mengusulkan revisi UU KPK. Padahal, revisi UU KPK menjadi perdebatan karena terindikasi memangkas kewenangan KPK.

Namun, Anggota Komisi III DPR RI dari Golkar Nudirman Munir langsung membantahnya.

"Ini yang namanya maling teriak maling? Golkar tidak diuntungkan dengan perubahan tersebut?Untuk apa diubah?Siapa yang diuntungkan kalau RUU KPK dirubah? Kan kita sudah tahu jawabannya?" kata Nudirman ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (26/9/2012).

Nudirman mengatakan Golkar hanya mengusulkan soal masa jabatan pimpinan KPK dan Badan Pengawas. Menurut Nudirman, usul tersebut bertujuan untuk merevitalisasi KPK.

"Supaya jangan ada lagi kasus yang dilokalisir pada satu orang, seperti sekarang ini terjadi. Begtu juga kasus Century yang terkesan "dimacetkan", walau bukti sudah segerobak," katanya.

Sebelumnya, Fraksi Golkar dituding pertama kali yang mengusulkan pertama kali adanya Revisi UU KPK itu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Contohnya Nudirman Munir (Anggota Komisi III DPR RI dari Golkar), itu partainya mana," kata Anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Ruhut mengatakan Revisi UU KPK itu dimunculkan oleh partai-partai yang gerah karena kadernya terindikasi korupsi. "Itu kan parta-partai yang mulai gerah karena kadernya terlibat korupsi," imbuh Ruhut.

Berita Terkait: Revisi UU KPK

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas