Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kekerasan Oknum TNI Tidak Tersentuh

Di usianya yang memasuki ke 67, TNI masih gagal dalam melaksanakan reformasi dirinya. Hal tersebut bisa tercermin dalam banyaknya angka

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di usianya yang memasuki ke 67, TNI masih gagal dalam melaksanakan reformasi dirinya. Hal tersebut bisa tercermin dalam banyaknya angka kekerasan yang dilakukan TNI.

Periode Oktober 2011-September 2012, KontraS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) setidaknya mencatat 81 peristiwa kekerasan oleh oknum TNI di Papua, Aceh, Surabaya, Padang, Kalimantan Barat.

Ada dua hal dalam kekerasan yang dilakukan TNI. Penyelesaianya tidak transparan. Tidak ada informasi. Kalaupun ada beritanya diselesaikan secara internal. Koboy teksas," ujar Haris Azhar, Koordinator Kontras, dalam siaran persnya bersama Imparsial, dalam menyikapi HUT TNI, Menteng, Jakarta, Kamis (4/10/2012).

Kekerasan yang dilakukan oknum TNI, lanjut Haris, beragam. Tersinggung, mabuk, solidaritas korps, kekerasan terhadap pekerja pers, kekerasan saat operasi militer saat bertugas.

"Kekerasan di Papua kami mencatat lima orang tewas, 39 orang luka seiurs dalam operasi militer dan penyerangan di Papua," papar Haris.

Korban tersebut terjadi saat Pembubaran Kongres III Rakyat Papua di Abepura, 19 Oktober 2011 dan sejumlah peristiwa kekerasan oknum TNI di Papua.

Selain catatan kekerasan tersebut, lanjut Haris, KontraS masih mencatat 24 tindak kekerasan karena persoalan-persoalan sepele lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami mendorong kementerian koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan, Bapak Djoko Suyanto, untuk segera menggelar evaluasi institusional TNI atas masih banyaknya praktir nir akuntabilitas dan sejumlah kasus pelanggaran HAM yang serius yang nyaris tidak ditindaklanjuti," tegasnya.

Klik:

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas