Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aktivis Antikorupsi Ikut Merapat ke Gedung KPK

Sejumlah aktivis antikorupsi tampak menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah aktivis antikorupsi tampak menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Mereka mendapat informasi adanya upaya penangkapan terhadap seorang penyidik KPK oleh anggota Kepolisian Daerah Bengkulu dan Polda Metro Jaya.

Tampak yang sudah hadir di Gedung KPK adalah peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz dan Koordinator Koalisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar.
"Temen-temen yang lain lagi dalam perjalanan ke sini," kata Donal di Gedung KPK. Kedatangan para aktivis antikorupsi ini untuk mendukung KPK.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota Polda Bengkulu berada di Gedung KPK untuk menangkap seorang penyelidik KPK yang berperan atas pengungkapan kasus dugaan korupsi proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM).

Penyelidik itu, menurut sumber Kompas.com, adalah Wakil Kepala Satuan Tugas Tim Simulator Kompol Novel. Penangkapan ini dikatakan terkait kasus yang diduga berkaitan dengan Novel semasa bertugas di Bengkulu.

Adapun anggota Kepolisian yang mendaftarkan diri sebagai pengunjung gedung KPK adalah Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, Kasubdit Jatantras Dirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika, dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Toni Harmanto.

Saat ini, pimpinan KPK dikatakan tengah menemui anggota Polda yang mendatangi KPK. Baik pihak KPK maupun polisi tengah melakukan pembicaraan di dalam Gedung KPK.

Rekomendasi Untuk Anda

Suasana di Gedung KPK saat ini mencekam. Sejumlah pria tak dikenal tampak berjaga-jaga di sekitar Gedung komisi antikorupsi.
Kedatangan polisi dari Bengkulu ini terjadi sesaat setelah KPK memeriksa Irjen Djoko Susilo yang disangka terlibat dalam kasus simulator ujian SIM. Pemeriksaan berlangsung selama 8 jam.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas