Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Abraham: KPK Lindungi Penyidik dan Keluarganya

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan bahwa upaya pelemahan terhadap lembaganya itu sistematis.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan bahwa upaya pelemahan terhadap lembaganya itu sistematis. Bentuknya macam-macam, mulai dari teror hingga puncaknya semalam terjadi penjemputan paksa Kompol Novel Baswedan.

"Kantor KPK sudah dikepung, dan sudah akan melakukan upaya-upaya paksa. Oknum-oknum sudah masuk sampai lobi," kata Abraham di kantor PWNU Jateng Semarang, Sabtu (6/10/2012).

Situasi tersebut menurutnya tidak kondusif dan mencekam bagi penyidik idealis. Terutama bagi yang masih ingin bergabung dengan KPK. Keinginan tersebut rupanya tidak disambut baik hingga terjadi seperti kemarin.

Selaku pimpinan KPK, institusinya berjanji akan melindungi secara maksimal kepada penyidik dan keluarga yang sedang terancam. Selama ini, mereka terancam tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis.

Pihaknya akan berbicara kepada Menkopolhukam bahwa ada upaya sistematis melumpuhkan KPK. Caranya dengan mengkriminalisasikan penyidiknya salah satunya Novel. Bukan tidak mungkin akan dilakukan terhadap penyidik yang lain.

"Yakni penjemputan paksa yang dianggap tidak mau datang lapor kembali," katanya.

Baca Juga:

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas