TPDI: Polri Sedang Tutupi Kondisi Internal yang Korup
Sikap Polri dalam kasus korupsi Simulator SIM, membuktikan Polri sedang berusaha menutupi kasus korupsi besar lainnya
Penulis:
Yulis Sulistyawan
Editor:
Gusti Sawabi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sikap Polri menghadapi KPK dalam kasus korupsi Simulator SIM, membuktikan bahwa Polri sedang berusaha menutup-nutupi kasus korupsi besar lainnya yang terjadi di dalam institusi Polri.
"Upaya itu sekarang dilakukan Polri, dilakukan untuk menutup-nutupi kondisi intern Polri yang korup agar tidak disentuh oleh KPK," tulis Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus dalam pesan tertulis kepada Tribunnews.com, Senin (8/10/2012).
Mengapa demikian, menurut Petrus, karena apabila kasus korupsi besar lainnya di dalam tubuh Polri dibongkar KPK, maka bisa terjadi timbul perpecahan di dalam internal polri antara polisi hitam dan polisi putih.
"Sudah tentu polisi putih akan didukung oleh ratusan ribu anggota Polri yang berpangkat rendah dan hidup miskin karena gajinya sangat kecil. Sementara, perwira-perwira yang menempati jabatan strategis hidup mewah dari hasil korupsi," jelas Petrus.
Oleh karena itu KPK tidak boleh mundur dan harus lebih fokus kepada tindak pidana korupsi yang terjadi di Kepolisian, Kejaksaan dan Mahkamah Agung.