Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Ledakan Poso

Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus ledakan keras diduga bom yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah.

Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus ledakan keras diduga bom yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. Kabareskrim Polri Komjen Pol Sutarman mengatakan pihaknya masih melakukan Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

"Kita masih menghubungkan dengan kata yang lain. Ini pelaku Poso memang sudah menjadi pengamatan kita sejak awal. Tapi kalau ini yang bermain kelompok mana sedang dilakukan pemeriksaan bermula dari olah TKP," kata Sutarman di Gedung DPR, Jakarta, Rabu(10/10/2012).

Sutarman mengatakan kondisi Poso saat ini mulai berangsur-angsur membaik. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Mengenai adanya penemuan bom di tempat ibadah, Sutarman mengatakan pelaku teroris menyalahgunakan agama tertentu untuk melakukan operasionalnya.

"Ya kadang begini supaya orang tidak mencurigai sebenarnya teroris ini menyalahgunakan agama tertentu untuk operasional sama dl seperti saat komunis masuk ke Indonesia menggunakan agama tertentu supaya diterima masyarakat. Ketika diterima masyarakat baru beraksi. Padahal teroris bukan agama tapi dia menggunakan basis agama untuk operasional," kata Sutarman.

Sebelumnya, sebuah ledakan keras diduga bom terjadi di Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (9/10/2012). Ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 19.50 Wita.

Ledakan keras yang diduga bom itu mengakibatkan satu unit mobil Toyota Avanza rusak.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak ada korban jiwa dalam ledakan itu. Namun suara ledakan terdengar hingga radius 2 kilometer.

Informasi yang dihimpun,  ledakan tersebut terjadi di Kelurahan Kawua, Poso. Diduga benda yang meledak tersebut diletakkan oleh pelaku di bawah mobil Avanza milik warga bernama Okri Mamuaya.

Sementara itu, petugas menemukan satu benda yang diduga bom di Gereja Eklesia. Namun benda tersebut tidak meledak. Lokasi bom kedua ini ditemukan antara asrama Kompi 714 Sintuwu Maroso dan Taman Makam Pahlawan Poso.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas