Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Cek Rumah Sudirman di Tegal

Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (26/10/2012) pagi, diwarnai penangkapan seorang pria yang membawa senjata rakitan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (26/10/2012) pagi, diwarnai penangkapan seorang pria yang membawa senjata rakitan.

Dari pemeriksaan dan KTP, diketahui, pria itu bernama Sudirman, kelahiran Tegal 15 Juni 1972, dan beralamat tinggal di Jalan Kemuning RT 002/003 Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Dalam rangka pengembangan, polisi pun melakukan pengecekan ke alamat tinggal Sudirman. "Pengecekan sudah dilakukan kepolisian dari Tegal," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Rikwanto, Jakarta, Jumat (26/10/2012).

Hasil pengecekan polisi terhadap alamat tinggal tersebut, diketahui bahwa Sudirman memang warga setempat. "Iya benar dia memang warga setempat," kata Rikwanto.

Diberitakan sebelumnya, Sudirman diamankan petugas Paspampres dan kepolisian di Masjid Istiqlal setelah didapati membawa senjata rakitan seperti senjata api.

Kepada petugas, Sudirman mengaku berangkat dari Tegal pada Kamis (25/10/2012) pagi menumpang bus dengan tujuan menemui saudaranya di Penjaringan, Jakarta Utara. Namun, ia tersasar hingga akhirnya bermalam di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Setelah terbangun, ia ditangkap petugas yang tengah melakukan sterilisasi dalam rangka pengamanan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal. Dari Sudirman, petugas mendapatkan sebuah senjata rakitan mirip senjata api, namun tidak berfungsi.

Rekomendasi Untuk Anda

Salat Idul Adha di masjid itu sendiri diikuti oleh Presiden SBY dan sejumlah pejabat.

Kepolisian membawa Sudirman ke kantor Satresmob Polda Metro Jaya untuk pengembangan penyelidikan.

Saat Tribun mengecek ke Resmob, seorang petugas jaga mengatakan Sudirman sudah dibawa tim guna dilakukan pengembangan. Namun, Rikwanto membantahnya. "Enggak, dia masih di Polda. Enggak ada juga tim yang ke Penjaringan," kata Rikwanto.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas