Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

DPR: Iklan PRT Malaysia Melecehkan Indonesia

Anggota Komisi IX DPR, Poempida Hidayatulloh menegaskan bahwa iklan PRT Malaysia adalah simbol pelecehan terhadap WNI dan kedaulatan NKRI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR, Poempida Hidayatulloh menegaskan bahwa iklan PRT Malaysia adalah simbol pelecehan terhadap WNI dan kedaulatan NKRI.

"Ini benar-benar pelecehan! Sudah mengarah kepada perbudakan modern!" tegas politisi Golkar ini kepada Tribunnews.com, di Kompleks Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/10/2012).

Karenanya, menurut Poempida, Pemerintah Indonesia harus menuntut pihak pertama yang memasang iklan. Selain itu, pemerintah harus mempertanyakan keseriusan Pemerintah Malaysia dalam hal memanage TKI di Malaysia.

Lebih lanjut, menanggapi iklan tersebut, anggota DPR ini akan melayangkan surat ke KBRI Malaysia dan kedutaan Malaysia di Indonesia. Hal ini guna meminta KBRI segera menuntaskan persoalan ini.

"Saya akan tulis surat ke KBRI Malaysia dan juga ke Kedutaan Malaysia di Indonesia, meminta segara bertindak tegas menyelesaikan masalah ini. Ini tidak bisa diterima. Benar-benar melecehkan Bangsa Indonesia. Berlawanan dengan penegakan HAM." kata Poempida.

Dia menambahkan, Malaysia tidak pantas menjadi bagian ASEAN yang menjunjung tinggi HAM. Karenanya, jika Pemerintah Indonesia tidak segera bertindak, maka hal ini menambah daftar kegagalan pemerintah dalam hal perlindungan WNI sebagai mana amanat konstitusi.

Diberitakan sebelumnya, aktivis Migrant Care menemukan sebuah selebaran di jalanan Chow Kit, Kuala Lumpur, Malaysia.

Rekomendasi Untuk Anda

Iklan "TKI On Sale" itu menawarkan jasa pembantu dari Indonesia, dengan tarifnya atau harga miring alias murah.

"Indonesian maids now on Sale. Fast and Easy application. Now your housework and cooking come easy. You can rest and relax. Deposit only RM 3,500 price RM 7,500 nett" tulis iklan itu.

Iklan tersebut telah disebar, terutama di kawasan Chow Kit, daerah yang banyak menggunakan jasa TKI di Kuala Lumpur.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas