Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fahd, Wa Ode dan Tamsil Linrung Terlihat Akrab di Luar Sidang

terdakwa Fahd dan saksi Tamsil Linrung sudah hadir di gedung penghakiman tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Terdakwa perkara alokasi dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (PPID) Fahd A Rafiq, hari ini menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta.

Agenda sidang yakni mendengarkan kesaksian dari Pimpinan Badan Anggaran DPR RI seperti Mirwan Amir, Tamsil Linrung, Olly Dondokambe dan Armaeda. Tak ketinggalan, Wa Ode Nurhayati juga akan dihadirkan dalam persidangan siang ini, Selasa (6/11/2012)

Dari pantauan Tribun, terdakwa Fahd dan saksi Tamsil Linrung sudah hadir di gedung penghakiman tersebut.

Padahal, sidang sendiri sampai saat ini belum dimulai karena masih menunggu giliran persidangan lainnya.

Tamsil yang awalnya sempat berdiri di ruang tunggu sidang, mendekati Fahd A Rafiq yang saat itu sedang duduk berdua dengan istrinya di atas meja ruang tunggu. Selang beberapa menit, Wa Ode pun ikut nimbrung dengan Fahd dan Tamsil.

Mereka terlihat tengah berbicara santai sambil menunggu mulainya persidangan. Santai seakan tak ada persoalan di antaranya.

Dalam kasus ini, Fahd diduga telah memberikan sejumlah uang kepada Wa Ode Nurhayati dalam kapasitas saat itu, Anggota Banggar DPR. Pemberian dana dimaksudkan meloloskan dpid di 3 kabupaten Aceh.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam persidangan Wa Ode sebelumnya, nama Mirwan dan Tamsil juga terungkap dan disebut-sebut ikut mengurus alokasi DPID untuk Kabupaten Nangroe Aceh Darussalam. Menurut Fahd A Rafiq, hal tersebut diketahui dari Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bener Meriah, Armaida.

"Kalau untuk Aceh Besar dan Bener Meriah yang urus orang Demokrat Mirwan Amir. Kalau untuk Pidie Jaya yang urus PKS, Tamsil Linrung," kata Fahd bersaksi untuk terdakwa Wa Ode di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas