Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sudi: Mahfud MD Tak Perlu Cari Popularitas

Mensesneg, Sudi Silalahi berang dengan pernyataan Ketua MK Mahfud MD bahwa mafia Narkoba ada di Istana. Ditambah lagi, klarifikasi Mahfud

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mensesneg, Sudi Silalahi berang dengan pernyataan Ketua MK Mahfud MD bahwa mafia Narkoba ada di Istana. Ditambah lagi, klarifikasi Mahfud bahwa itu hanyalah dugaan, jadi tidak perlu dibuktikan adanya mafia narkoba di istana.

Sudi mengingatkan kepada Mahfud untuk tidak mengumbar-umbar sesuatu yang masih dugaan.

"Kalau dugaan kenapa mesti diumbar-umbar. Kita juga menduga, kita pernah tahu MK melanggar UU, tapi kita nggak pernah umbar kok. Kita baik-baik beritahu dia (Mahfud-red)," tegasnya kesal, saat ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Sabtu (10/11/2012).

Lanjutnya lagi, Mahfud MD tidak perlu mencari popularitas dengan cara-cara seperti mengumbar-umbar dugaan adanya mafia narkoba di istana.

"Nggak perlu cari popularitas dengan cara-cara seperti itu. Saya kira itu aja komentar saya," tegasnya.

Sebelumnya, Sudi mewakili pihak Istana keberatan dan merasa terhina dengan pernyataanMahfud MD. Mahfud menduga praktik mafia narkoba kini mulai merambah ke Istana dengan mempengaruhi para pemberi rekomendasi sehingga presiden pun terpengaruh.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Sudi Silalahi mengeskan hal itu kepada kepada wartawan saat jumpa pers di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (9/11/2012).

"Saya sangat keberatan dan terhina dengan kata-kata Mahfud MD, Ketua MK yang menuduh mafia narkoba sudah masuk ke lingkaran istana. Suatu tuduhan yang sangat keji saya kira, " tegas Sudi menanggapi.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas