Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ruhut Juga Dapat Dukungan dari DPD PD Kaltim

Ruhut Sitompul dipecat dari struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP PD)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ruhut Sitompul dipecat dari struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP PD) lantaran dianggap mengganggu soliditas partai dengan komentarnya soal sang ketua umum Anas Urbaningrum di media massa.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD Kalimantan Timur, Isran Noor, mengatakan bila ada kader sampai meminta Anas mundur dari posisi ketua umum partai, maka hal itu bukanlah tanpa alasan. Sebab, ia yakin hal itu disampaikan demi kepentingan partai.
"Semua untuk kebaikan partai harusnya kita apresiasi. Meski berbicara keras," kata Isran di sela acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) PD di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/12/2012).

Karena itu, bagi Isran, tidaklah perlu dipermasalahkan siapa yang bicara yang penting untuk kepentingan partai.
Isran juga berpandangan sama seperti Ruhut.

Menurut Isran, hal-hal yang menyangkut persoalan hukum kader PD, harus bisa sesegera terselesaikan. Hal itu penting bagi kader PD dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat.

"Mereka yang selama ini terindikasi di masyarakat mesti bisa segera melakukan upaya-upaya memperbaiki citra partai.
Kader-kader yang terkait bisa punya upaya dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat," katanya.

Bagi Isran, tidak perlu pula petinggi PD sampai mengambil tindakan tegas kepada Ruhut. "Jangan-jangan yang disampaikan ada alasan. Tidak usah kita tersinggung. Ketika ada orang mengoreksi dengan keras, harus introspeksi diri ke diri pribadi. Jangan-jangan apa yang disampaikan benar," kata Isran yang juga dikabarkan digeser dari struktur kepengurusan PD.

"Secara pribadi, Ruhut banyak jasanya untuk Partai Demokrat. Saya sering minta dia untuk jurkam (juru kampanye) kepala daerah di daerah-daerah. Dan 90 persen (hasilnya) menang. Misal di Kaltim, Sulawesi, Sumatera, dan Jawa," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

*Berita Lengkap Mengenai Pencopotan Ruhut dari Demokrat Silakan Klik Disini

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas