Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mati Listrik di Bandara Soetta Manajemen Eror

Pengamat Penerbangan Dudy Sudibyo menjelaskan matinya radar Bandara Soekarno-Hatta seharusnya tidak boleh terjadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Penerbangan Dudy Sudibyo menjelaskan matinya radar Bandara Soekarno-Hatta seharusnya tidak boleh terjadi.

Menurut Dudy terbakarnya Uninterruptable Power Supply (UPS) yang mengakibatkan matinya radar di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (16/12/2012) malam, terjadi manajemen eror atau kesalahan dalam manajemen penerbangan di Indonesia.

"Matinya listrik tersebut bukanlah Human Eror, namun Managemen Eror. Alat-alat pemasok listrik yang sudah lama harus diganti baik tenaga utama ataupun cadangan," kata Dudy kepada wartawan di Klub Sport Club Persada Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (17/12/2012).

Menurut Dudy juga matinya listrik di bandara seharusnya tidak boleh terjadi jika alat listrik yang ada mendapatkan perhatian.

Sebelumnya diberitakan, pasokan listrik ke radar bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II padam yang terjadi pada pukul 16.55 WIB, kemarin. Akibat padamnya aliran listrik sejumlah maskapai penerbangan mengalami gangguan.

Karena kejadian ini sejumlah maskapai penerbangan sempat mengalami gangguan penerbangan, bahkan dua pesawat Lion Air dilaporkan nyaris bertabrakan di bandara Soekarno-Hatta.

Klik:

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas