Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Ruhut Korban 'Pertarungan' SBY Versus Anas

Demokrat kemudian memecat Ruhut dari jabatannya di DPP Partai Demokrat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Peneliti Indo Barometer M Qodar menilai, pencopotan Ruhut Sitompul sebagaiKetua Departemen Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat (PD) adalah sebuah 'pertarungan' antara Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, SBY dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

"Dan untuk sementara Anas di atas angin. Terlihat, bukan hanya dari pencopotan Ruhut tapi juga masukknya Sudewo lagi dan pergeseran pos lain di DPP," kata Qodari kepada Tribun, Senin (17/12/2012).

Pasca penetapan Andi Mallarangeng sebagai tersangka dalam kasus Hambalang oleh KPK, Demokrat kemudian memecat Ruhut dari jabatannya di DPP Partai Demokrat. Posisi Ruhut kemudian digantikan oleh Nurul Qomar.

Nama Sudewo yang sebelumnya sempat hilang dari kepengurusan di DPP Demokrat, kemudian masuk lagi. Sebelumnya, Sudewo menjabat sebagai Sekretaris Divisi Pembinaan Organisasi Partai Demokrat.

"Anas mengambil momentum jatuhnya Andi Mallarangeng sebagai salah satu jagoan Cikeas. Itu sebabnya, info pencopotan Ruhut baru dikeluarkan pasca Andi Mallarangeng ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," ujar Qodari.

Dengan sikap ini, Qodari juga menilai, Anas Urbaningrum ingin menunjukkan bahwa dirinya masih sangat kuat di Demokrat. Baik di daerah maupun pusat.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas