Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anton Medan: Farhat Abbas Alay Galau

Menurut Anton Medan, Farhat telah merusak empat pilar kebangsaan, dan mengganggu kerukunan berbangsa dan bernegara.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan menilai, pernyataan Farhat Abbas yang melecehkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai warga keturunan, merupakan tindakan diskriminatif terhadap salah satu etnis.

Menurut Anton Medan, Farhat telah merusak empat pilar kebangsaan, dan mengganggu kerukunan berbangsa dan bernegara.

"Dia itu alay yang lagi galau. Saya mengusulkan izin praktik pengacaranya dicabut. Dia tidak merusak empat pilar kebangsaan dan Bhinneka Tunggal Ika," kata Anton Medan di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (16/1/2013).

Anton yang datang ke KPK untuk memberikan ceramah pada pegawai KPK menuturkan, di era reformasi saat ini sudah tidak pantas lagi seseorang mendiskreditkan suku, agama, dan ras.

"Dulu, pertama kali saya dipenjara karena pembunuhan dan mencuri, karena saya tidak bisa makan. Di penjara saya diludahi, dipukuli, dan dikatai Cina, ini sangat menyakitkan," ungkapnya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas