Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bandara Soekarno-Hatta Lenyap 37 Tahun Lagi

Wilayah itu tenggelam karena penurunan tanah dan kenaikan permukaan air laut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat

TRIBUNNEWS.COM,BATAM--Jika tidak ada pencegahan, Bandara Soekarno-Hatta dan sebagian pesisir Jakarta hilang 37 tahun lagi. Wilayah itu tenggelam karena penurunan tanah dan kenaikan permukaan air laut.

Ketua Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI), Rahmat Witoelar, di Batam, Selasa (22/1/2013), mengatakan, studi dampak perubahan iklim dilakukan sejumlah pihak.

Dalam studi tim Institut Teknologi Bandung (ITB) misalnya, ditemukan, kenaikan permukaan air laut pesisir Jakarta rata-rata 0,57 cm per tahun.

"Sebaliknya, permukaan tanah terus turun," ujarnya di sela-sela Lokakarya Perubahan Iklim oleh Lembaga Pers Dr Soetomo, Selasa (22/1/2013), di Batam, Kepulauan Riau.

Tim ITB mengumpulkan data ketinggian permukaan air laut Jakarta dari 1925 hingga 2003. Sementara pengukuran permukaan tanah dilakukan dari 1997 hingga 2007. Hasilnya, permukaan tanah pesisir utara Jakarta diketahui turun antara dua sentimeter hingga 12 sentimeter.

Berdasarkan data itu, dibuat simulasi yang menunjukkan sebagian wilayah pesisir utara Jakarta dan Banten tenggelam pada 2050. Daerah yang tenggelam termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Ancol, dan Pluit.

Dalam peta hasil simulasi, daerah-daerah itu lebih dari dua kilometer dari garis pantai. "Dari sekarang harus dipertimbangkan langkah-langkah agar tidak benar-benar terjadi," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagian simulasi sudah nyaris terbukti. Kawasan Pluit dan Penjaringan saat ini tengah terendam banjir, sementara tol bandara berkali-kali terendam.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas