Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Suara Daming Nihil dalam Pemilihan Calon Hakim Agung

Komisi III DPR membuktikan ancamannya terhadap Calon Hakim Agung (CHA) Daming Sunusi. Akibat ucapannya yang kontroversial mengenai

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi III DPR membuktikan ancamannya terhadap Calon Hakim Agung (CHA) Daming Sunusi. Akibat ucapannya yang kontroversial mengenai pemerkosaan maka tidak ada satupun anggota dewan yang memilih Daming Sunusi. Diketahui sebanyak 56 anggota dewan memilih delapan hakim agung dari 24 calon.

"Tidak ada lagi lah fraksi yang berani milih Daming," kata anggota Komisi III PDIP Trimedya Panjaitan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/1/2013).

Menurut Trimedya, karir Daming sudah hancur karena kesalahan yang ia buat saat uji kelayakan dan kepatutan. "Kalau dia masih punya suara kebangetan yang milih," imbuhnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR melakukan uji kelayakan bagi Calon Hakim Agung. Saat Calon Hakim Agung Muhammad Daming Sanusi melakukan uji kelayakan sempat terlontar pernyataan kontroversial.

Daming mengungkapkan dalam kasus pemerkosaan seringkali terjadi karena kedua belah pihak saling menikmati. Pernyataan yang disampaikan Daming itu, saat ia ditanya oleh anggota Komisi III DPR RI, Andi Azhar.

Andi bertanya apakah pantas seorang pelaku pemerkosa diberikan hukuman mati apabila nanti Daming terpilih menjadi seorang hakim agung.

"Bagaimana menurut Anda, apabila kasus perkosaan ini dibuat menjadi hukuman mati?," tanya Andi kepada Daming saat uji kelayakan di Ruang Komisi III DPR RI, Jakarta, Senin (14/1/2013).

Namun, Daming malah menjawab nyeleneh. "Yang diperkosa dengan yang memperkosa ini sama-sama menikmati. Jadi harus pikir-pikir terhadap hukuman mati," jawab Daming.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas