Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

IPW Minta Elit Polri Perhatikan Polsek dan Polres

kekurangan fasilitas dan operasional kerja.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Rapim Polri pada tahun ini diharapkan dapat diarahkan untuk melakukan revisi total terhadap proyek POUPSP (Pemanfaatan Optimalisasi untuk Penguatan Sarana Prasarana) senilai Rp 1,8 triliun.

Selain itu, rapim Polri diharapkan dapat mengubah minsed elit polri agar lebih peduli
dan berpihak kepada jajaran bawah kepolisian yang serba kekurangan fasilitas dan operasional kerja.

"Adanya perubahan mindset, diharapkan Rapim Polri bisa melihat kepolisian  Indonesia secara utuh, para elit Polri tidak hanya berorientasi pada proyek pengadaan kelas atas yang kurang bermanfaat. Melainkan, lebih melihat fakta yang ada untuk membenahi fasilitas kerja dan operasional kepolisian di tingkat bawah, seperti polsek dan polres," Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilisnya kepada Tribun, Kamis (31/1/2012).

Dijelaskan, jika fasilitas kerja di polsek dan polres tidak segera dibenahi, Polri
akan terus menerus kedodoran dalam menjaga situasi kamtibmas, terutama
pada 2013. 

Di tahun 2012 misalnya, kamtibmas diwarnai berbagai konflik dan kerusuhan di sejumlah daerah, mulai dari Aceh sampai Papua.

"Akibatnya, 154 orang tewas dan 217 luka. Jika elit Polri tidak segera mengubah mindsetnya bisa jadi situasi kamtibmas di 2013 akan diwarnai konflik dan kerusuhan yang tidak terkendali sebagai akibat jajaran kepolisian tidak tangguh dan tidak profesional," ujarnya.

Tema Rapim Polri 2013 adalah tingkatkan sinergi polisional yang pro aktif guna pelayanan prima dan tegaknya hukum dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri yang mantap menjelang Pemilu tahun 2014.

Rekomendasi Untuk Anda

Tema ini, Neta menegaskan,  tidak akan bisa diwujudkan Polri jika polsek dan polres tidak dijadikan ujung tombak yang maksimal. Tema itu, tegasnya lagi, tidak bisa diwujudkan jika polsek dan polres tidak dimaksimalkan untuk melakukan deteksi dan
antisipasi dini.

"Deteksi dan antisipasi dini tidak bisa dilakukan jika Polri tidak melengkapi fasilitas kerjanya. Maraknya konflik di 2012  sudah membuat Presiden SBY galau sehingga mengeluarkan Inpres Keamanan. Elit Polri seharusnya introspeksi degan kondisi ini sehingga segera mengubah mindsetnya" Neta S Pane menegaskan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas