Pengamat Tak Yakin PKS Bakal Mundur dari Koalisi
Pengamat politik Burhanudin Muhtadi tidak yakin Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab)
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Burhanudin Muhtadi tidak yakin Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan keluar dari Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi, yang merupakan kumpulan enam parpol pendukung pemerintah.
Apalagi, dorongan keluar itu sempat terlontar dari beberapa elit partai menanggapi kasus penetapan tersangka mantan presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq.
"Saya sendiri masih kurang yakin kalau PKS mundur dari koalisi dalam waktu dekat. Jadi dalam waktu dekat saya kurang yakin dengan itu," ungkap Burhanudin, kepada wartawan, termasuk Tribunnews.com, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (2/2/2013).
Alasannya, imbuhnya, karena bagaimanapun urusan logisitik atau pendanaan itu sangat terkait dg kementerian yang dikuasi oleh partai-partai termasuk PKS. Itu artinya, kalau PKS mundur dari koalisi sekarang, maka persipaan logistik jelang pemilu 2014 akan terganggu.
Menurutnya, gertakan PKS akan mundur dari koalisi tidak akan terjadi.
"Pesan keras harus disampaikan untuk gertak sambal itu bagian dari politik. Tetapi apakah gertak sambal itu benar-benar direalisasikan saya gak yakin," tegasnya.