Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden SBY Dorong KPK Usut Tuntas Bocornya Sprindik Anas

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak nyaman dengan pemberitaan yang menuding seorang staf di Istana

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak nyaman dengan pemberitaan yang menuding seorang staf di Istana membocorkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Karenanya, Presiden mendorong Komisi Pemberantasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut secara transparan dan serius pembocoran sprindik Anas.

Hal ini penting guna tegaknya keadilan dan kebenaran serta terjaganya nama baik lembaga kepresidenan dan KPK.

Kalau perlu, kata dia, KPK bekerja sama dengan polisi, langkah itu bisa dilakukan.

"Siapapun yang bersalah mesti diberikan tindakan sesuai ketentuan perundang-undangan," ujar Presiden melalui Juru Bicara kepresidenan Julian A Pasha, dalam konferensi pers, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (13/2/2013).

Lebih lanjut, SBY menilai akhir-akhir ini mulai ada pihak-pihak yang tanpa beban dan dengan maksud yang tidak baik melakukan pembocoran rahasia negara yang dilarang oleh Undang-undang.

"Negara kita adalah negara hukum. Oleh karena itu hukum mesti ditegakkan. Sementara kebebasan dan keterbukaan informasi publik pun ada aturannya," jelas dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebaliknya, dia tegaskan, bila hasil investigasi yang dituduh melakukan pembocoron dokumen KPK itu tidak terbukti, maka nama baik yang bersangkutan harus dipulihkan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas