Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ibas Minta Anas Tidak Beropini ke Publik

Ibas berharap, bekas senior partainya bisa fokus terhadap kasusnya di KPK.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, membantah informasi yang menudingnya pernah menerima uang terkait proyek Hambalang dari bekas koleganya, Muhammad Nazaruddin.

Bantahan putra bungsu SBY dilatarbelakangi pernyataan mantan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum, dalam wawancara televisi swasta pada Rabu (27/2/2013) dini hari.

Ibas berharap, bekas senior partainya bisa fokus terhadap kasusnya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tanpa harus membuat pernyataan yang bersifat opini atau bukan fakta, melalui media massa.

"Saya respect (hormat) kepada Mas Anas, dan berharap beliau dapat fokus terhadap status hukum yang sedang dijalaninya, dan tidak beropini di depan publik," ujar Ibas di Jakarta, Rabu (27/2/2013) petang.

Dalam siaran wawancara di RCTI, pada Rabu dini hari, Anas mengungkap sejumlah fakta tentang internal bekas partainya.

Ia menyatakan, Amir Syamsuddin selaku anggota Dewan Pembina PD, adalah orang yang paling tahu soal aliran uang Hambalang dari Nazaruddin. Sebab, Nazaruddin sudah menyampaikan nama-nama petinggi PD yang diduga menerima aliran dana Hambalang, saat pertemuan di Cikeas.

"Kalau itu tanya Pak Amir Syamsuddin. Pak Amir pertama kali meminta keterangan atau informasi dari Nazaruddin tentang aliran-aliran uang, salah satunya ya. Memang jawaban Nazaruddin mengejutkan. Dia menyebut beberapa orang yang menerima uang itu," tutur Anas dalam wawancara televisi tersebut. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas