PKS Nilai Tudingan SBY Perkeruh Suasana
Anggota Komisi III (Komisi Hukum) DPR RI dari Fraksi PKS, Indra berpendapat tidak sepatutnya Presiden SBY
Penulis:
Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III (Komisi Hukum) DPR RI dari Fraksi PKS, Indra berpendapat tidak sepatutnya Presiden SBY mengeluarkan pernyataan terkait adanya kelompok-kelompok dan elit politik yang ingin membuat negara gonjang-ganjing dan membuat instabilitas politik.
"Menurut saya tidak sepatutnya SBY menyampaikan atau berkata seperti itu ke publik. Bagaimanpun penyataan SBY tersebut justru memperkeruh keadaan dan akan membuat kegaduhan dipublik," kata Indra kepada Tribunnews.com, Minggu (3/3/2013).
Menurut Indra, dengan pernyataan SBY yang tidak konkrit tersebut justru membuat anak bangsa jadi saling curiga satu dengan yang lainnya.
"Siapa kelompok-kelompok dan elit politik yang dimaksud SBY? Gonjing ganjing seperti apa yang akan mereka lakukan? dan lain sebagainya," kata dia.
Kalau benar ada kelompok atau elit politik yang akan membuat tindakan dekstruktif dan melanggar hukum, Indra menyarankan SBY bisa mengantisipasi dengan alat negara yang berada dibawah komando Presiden dan kalau perlu disikapi dengan penegakan hukum.
"Bukannya curhat atas kegalauannya yang tidak produktif seperti ini," kata Indra.
Selain itu, lanjut Indra, yang harus diingat kegaduhan, gonjang ganjing, atau stabiltas politik, sebenarnya sangatlah ditentukan dari sikap, tindak tanduk, kebijakan, dan kemampuan Presiden dalam memimpin negara ini.
"Kalau seorang Presiden mampu memimpin negara dengan baik, adil, bijaksana, komitmen memberantas korupsi, dan benar-benar menjadikan rakyat sebagai tujuan untuk disejahterakan, maka saya yakin dia akan didukung secara penuh oleh rakyat dan tidak akan ada yang mampu membuat gonjang ganjing atau instabilitas negara ini," kata Indra.