Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Pramono Anung Minta Polri Introspeksi Diri

Wakil Ketua DPR Pramono Anung angkat bicara mengenai bentrokan antara TNI dan Polisi di Ogan Komering Ulu

Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung angkat bicara mengenai bentrokan antara TNI dan Polisi di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan. Politisi senior PDI Perjuangan menilai hubungan TNI dan Polri harus diperbaiki.

"Kalau melihat proses bentrokan ini kan kita membandingkan sebelum dan sesudah dipisahkan maka ada peningkatan bentrokan ini hampir 300 persen," ujar Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Pramono melihat adanya ketimpangan antara TNI-Polri. Ia mengatakan dahulu TNI begitu dominan dalam mengurusi keamanan di masyarakat. Sedangkan saat ini semuanya menjadi ranah polisi.

"Sekarang kita dipertontonkan, misalnya korupsi simulator, seorang jenderal bintang dua begitu besar korupsinya dan ternyata istrinya juga banyak ini menurut saya sebuah contoh yang tidak baik bagi Polri. Untuk itu Polri harus intropeksi," kata Pramono.

Ia juga mengatakan Mabes TNI harus memberikan hukuman yang berat kepada anggotanya yang melakukan tindak kekerasan. 

"Mabes TNI harus beri hukuman seberatnya. Tetapi dalam beberapa hal polisi harus intropeksi terutama tontonan yg diperlihatkan ke publik menyangkut korupsi simulator. Itu kan jauh dr rasa keadilan masyarakat," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pramono melihat kecemberuan juga menjadi penyebab bentrokan tersebut. Meskipun, ia menilai TNI sudah menata dengan baik.

"Tapi mungkin proses kecembuaran itu ada. Saya melihat mungkin gesekan yang terjadi di lapangan dimulai karena hal-hal kecil," imbuhnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas