Hary Tanoe Sesalkan Hasil Reformasi 98 Tidak Maksimal
CEO MNC Grup yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo, mengatakan, permasalahan
Editor:
Widiyabuana Slay
Laporan Wartawan Warta Kota, Gopis Simatupang
TRIBUNNEWS.COM - CEO MNC Grup yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo, mengatakan, permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini merupakan yang terburuk 50 tahun terakhir.
"Saya bisa mengatakan bahwa kondisi bangsa saat ini adalah yang terburuk yang kita alami, paling tidak pada zaman saya sejak tahun 1965 sampai hari ini," ujar Hary Tanoe usai menghadiri diskusi bertajuk "Memperkokoh Komitmen Kebangsaan untuk Kesejahteraan Indonesia" yang diadakan alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) di kediaman Ketua Umum Persaudaraan Alumni HMI, Bursah Zarnubi, Minggu (10/3).
Hary Tanoe mengatakan, Reformasi 1998 sempat menjadi harapan rakyat agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang lebih baik. Namun, ia menilai permasalahan Indonesia kini makin memburuk.
"Sayang sekali, reformasi 1998 sampai sekarang sudah 15 tahun, tetapi hasilnya tidak maksimal atau bahkan banyak dalam beberapa hal juga mundur," kata mantan politisi Nasdem itu tanpa menyebut hal-hal yang mundur itu.
Untuk memperbaiki keadaan bangsa saat ini, bilang Hary, hanya bisa dilakukan jika seluruh komponen bangsa mau bekerja bersama-sama. "Ini hanya bisa kita perbaiki kalau kita berjuang bersama-sama. Kita tidak bisa berjuang sendiri-sendiri karena permasalahannya sudah sangat kompleks," ujarnya.