Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Staf Khusus Presiden Minta Laporan Ibas atas Yulianis Ditindaklanjuti

Heru Lelono, menegaskan keputusan yang diambil Edhie Baskoro Yudhoyono melaporkan Yulianis ke Polda Metro Jaya adalah langkah tepat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Gusti Sawabi

Tribunnews.com, Jakarta - Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Informasi, Heru Lelono, menegaskan keputusan yang diambil Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas untuk melaporkan Yulianis ke Polda Metro Jaya atas perkataannya dalam pemberitaan adalah langkah tepat sebagai contoh pentingnya bangsa ini untuk menegakkan hukum.

"Sehingga kehidupan masyarakat Indonesia tidak dipenuhi oleh politik kotor, intrik serta fitnah," kata Heru Lelono kepada Tribunnews.com, Kamis (21/3/2013).

Apa yang dilakukan Ibas, menurut Heru Lelono, sebaiknya segera ditindak-lanjuti aparat penegak hukum dengan melakukan penyidikan atas hal ini.

"Langkah Ibas ini harus dijawab oleh pihak manapun, khususnya Yulianis untuk mengungkapkan kejujuran," kata Heru Lelono.

Dikatakan apapun yang mendorong Yulianis mengatakan seperti yang dimuat media masa, harus diungkapkan dan dipertanggungjawabkannya.
" Karena hal seperti ini bisa menimpa siapa saja," kata dia.

Menurut Heru Lelono, sikap kesatria Ibas ini harus dinilai sebagai tanggungjawabnya atas apa saja yang dilakukannya dan apa yang tidak dilakukannya.

"Dengan tindaklanjut yang tegas dan adil dari aparat penegak hukum, maka akan terkuak semua, pihak mana yang berbau busuk. Indonesia harus menjadi bangsa negara demokratis yang menghormati hukum dan tidak memberi tempat bagi berkembangnya para pemfitnah, pencatut nama, penjilat dan perusak martabat masyarakat," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemarin Ibas melaporkan ke Polda Metro Jaya  terkait pemberitaan sebuah media massa yang menurut keterangan Yulianis, Ibas telah menerima uang sebesar US 200.000 terkait kongres Partai Demokrat tahun 2010 di Bandung. Ibas mengaku difitnah dan nama baiknya dicemarkan. (Aco)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas