Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sudah Sepekan Jenazah Terduga Teroris Belum Diambil Keluarga

Pantauan Tribunnews.com, kamar jenazah RS Polri sepi dari aktivitas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua dari tiga jenazah terduga teroris yang ditembak mati, dan juga pelaku rampok toko emas Terus Jaya, Tambora sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara, satu jenazah lagi yakni Makmur alias Bram, masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati, sejak Jumat (15/3/2013) lalu.

Pantauan Tribunnews.com, kamar jenazah RS Polri sepi dari aktivitas. Seorang petugas kamar jenazah yang enggan disebutkan namanya menuturkan, belum ada tanda-tanda jenazah Makmur akan diambil.

"Belum ada yang mengurus pengambilan jenazahnya. Tinggal satu itu (Makmur) yang belum diambil," katanya kepada Tribunnews.com, Jumat (22/3/2013).

Bram yang ditangkap di Gang Lilis Teluk Gong, Jakarta Utara ini, juga terlibat perampokan bank CIMB Medan dan bom di Beji, Depok beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Kasat Resmob Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, mengimbau pihak keluarga dari Makmur alias Bram segera mengurus pengambilan jenazah untuk segera dimakamkan.

"Kami harap pihak keluarga segera mengurus jenazah, bertemu penyidik dulu di Polda, setelah itu jenazah bisa diambil untuk segera dikuburkan," tutur Herry.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya diberitakan, dalam penangkapan kasus perampokan toko emas di Tambora, polisi menangkap tujuh tersangka. Tiga orang  akhirnya meregang nyawa karena ditembak mati oleh petugas. Ketiganya adalah Makmur, Arman alias Akmal, dan Kodrad alias Polo.

Sedangkan tersangka yang ditangkap hidup adalah Hendra Hermalan, Siswanto, Togog alias Anto, dan  Kiting. Polisi juga telah menyita barang bukti berupa 5 senpi rakitan, 12 bom pipa, 34 butir peluru kaliber 99mm, 2 sepeda motor, dan perhiasan emas 1 kilogram.

Pada Selasa (19/3/2013) lalu, keluarga jenazah Kodrat Abu Amar alias Polo sudah mendatangi RS Polri, dan jenazah Kodrat sudah dimakamkan.

Kemarin, Rabu (20/3/2013) jenazah Arman Maulana alias akmal juga sudah diambil pihak keluarga, kemudian dibawa ke TPU Pedurenan, Kota Bekasi, Jawa Barat untuk dimakamkan. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas