Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kurikulum 2013 akan PHK Ribuan Guru

Draf Kurikulum 2013 akan membuat ribuan guru kehilangan pekerjaan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Budi Prasetyo
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM  JAKARTA - Draf Kurikulum 2013 akan membuat ribuan guru kehilangan pekerjaan. Salah satunya  adalah guru yang mengajar Teknolgi Informasi Komunikasi dan Bahasa Inggris di berbagai SD, SMP dan SMA.

Retno Litsyarti, perwakilan dari  Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), mengatakan akan ada ribuan guru bahasa inggris yang kehilangan pekerjaan karena kurikulum ini. Ia mengatakan hal ini karena ada banyak kelebihan guru ditengah minimnya jam mengajar yang akan diterapkan pemerintah.

"Guru bahasa inggris akan dibatasi, karena di SD sudah dihapus dan kurikulum 2013 memangkas jam pelajaran Bahasa Inggris, makanya ada banyak guru nganggur karena stok guru melebihi jam mengajar di SD, SMP dan SMA, saya pekirakan ada 1000 guru lebih yang kehilangan pekerjaan," katanya di Jakarta, Minggu (07/04/2013).

Menurut perhitungannya, jumlah ini diambil dari  320 sekolah di DKI Jakarta dengan jumlah minimal 3 guru bahasa inggris per sekolah yang akan menganggur. Maka ada 1000 orang yang akan menganggur di Jakarta.

Itu belum termasuk dengan  32 provinsi di indonesia. Dan jumlah itu, belum termasuk dengan penghapusan mata pelajaran  Teknologi Informasi Komunikasi.

"Ini belum bisa saya perhitungkan besarannya, soalnya saya tidak tahu jumlah guru teknologi informasi keuangan di Indonesia," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas