Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Korban Cebongan Minta Kemenkumham Bentuk TPF

Perwakilan keluarga korban penembakan di Lembaga Pemasyarakatan meminta kepada Kementerian Hukum dan Hak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perwakilan keluarga korban penembakan di Lembaga Pemasyarakatan meminta kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) agar membentuk Tim Pencari Fakta Gabungan, untuk mengusut peristiwa tersebut.

Mereka khawatir jika pengusutan kasus itu bakal sarat kepentingan, jika hanya ditangani pihak TNI.

"Kami menghargai kerja yang dilakukan. Tetapi, secara internal ada berbagai kepentingan yang akan mengurangi kemandirian. Kami berpendapat akan lebih baik dibentuk Tim Pencari Fakta Gabungan dan pelakunya diadili di pengadilan sipil," kata kakak kandung korban Johannes Sijuan Mandai, Victor Mandai kepada wartawan usai bertemu Wamenkumham, Denny Indrayana di Jakarta, Rabu (10/4/2013).

Victor berharap tragedi itu diselesaikan secara menyeluruh, dan tanpa ditutupi. Ia meminta supaya pihak keluarga tidak diintimidasi, atau dicemooh.

Sebab menurutnya, selama ini banyak pernyataan menyudutkan soal latar belakang para korban tewas tersebut.

Sementara itu, Wamenkumham Denny Indrayana, malah mengatakan belum perlu membentuk TPF gabungan. Dia mengatakan masih percaya dengan proses investigasi dijalankan selama ini.

"Kemenkumham sudah lihat penanganan kasus ini sudah baik, karena sudah mengindikasikan pelakunya. Saya masih optimis proses ini bisa berjalan. Kami masih lihat tim gabungan ini belum perlu. Kami lihat kerja tim masih bisa dikawal," kata Denny di lokasi sama.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas