Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Tahanan Ikut UN Susulan di Mapolres Jaktim

Dua tahanan tidak ikut ujian karena tidak bisa melakukan UN di sekolahnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lantaran terbentur masalah administrasi, G (19) dan M (20), dua tahanan anak di Mapolres Jakarta Timur, menjalani ujian nasional (UN) susulan mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang seharusnya dilaksanakan Senin (15/4/2013) lalu.

Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti Polres Jakarta Timur Kompol Suharto menuturkan, dua tahanan yang merupakan siswa SMK Mulya Rahayu, tidak bisa melakukan UN di sekolahnya.

"Waktu itu enggak ikut ujian karena ada masalah administrasi, jadi diikutkan susulan," katanya saat ditemui Tribunnews.com di Mapolres Jakarta Timur, Senin (22/4/2013).

Suharto menuturkan, dua minggu belakangan pihaknya mendatangkan guru untuk mengajar selama lima hari dalam seminggu.

"Kami mendatangkkan guru ke polres untuk mengajar setiap hari, kecuali Selasa dan Jumat," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Timur Rita Aryani mengatakan, dua siswa SMK Mulya Rahayu tidak mengikuti UN pertama, karena adanya kesalahpahaman.

"Kami sudah cek ke sekolahnya, ternyata pihak sekolah menganggap dua siswa ini akan ujian di sekolah dan diantarkan oleh polisi," papar Rita.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Mulyadi Kaharni menyatakan, dua tahanan tidak ikut ujian karena tidak bisa melakukan UN di sekolahnya.

"Kalau diikuti di sana (sekolahnya), mentalnya nanti bisa terganggu, pengawasannya juga susah. Kami sudah hubungi pihak sekolah, mereka menyanggupi ujian di Polres Jakarta Timur," cetusnya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas