Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sowan ke PBNU, HKBP Keluhkan Sentimen Anti-Kristen

Jajaran pengurus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Selasa (14/5/2013), kunjungan kerja ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran pengurus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Selasa (14/5/2013), kunjungan kerja ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sejumlah hal dibicarakan dalam pertemuan tersebut, di antaranya keluhan terkait sentimen anti-Kristen di Indonesia.

Salah seorang dari delegasi HKBP yang datang ke PBNU Efendi Simbolon, mengatakan pihaknya melihat adanya peningkatan sentimen anti Kristen di Indonesia belakangan ini, sebagai imbas memanasnya peperangan di Timur Tengah. HKBP menegaskan Kristen sama sekali tidak mendukung terjadinya peperangan tersebut, dan meminta PBNU bisa ikut andil memberikan pencerahan ke masyarakat secara luas.

"Kami melihat kalau NU yang berbicara, akan dengan mudah bisa diterima masyarakat. Apa yang NU katakan seolah bisa menyejukkan untuk siapa saja," kata Efendi.

Bendahara Umum PBNU H. Bina Suhendra yang ikut menerima delegasi HKBP, menegaskan tidak semestinya muncul sentimen anti Kristen sebagai imbas peperangan di Timur Tengah. Perang antara Israel dan Palestina dinilainya bukan antara Islam dan Kristen.

"Masyarakat hendaknya tidak terprovokasi ucapan segelintir orang yang menginginkan Islam dan Kristen saling memerangi," tegas Bina.

Bina menambahkan, NU tetap pada pendiriannya mendukung berjalannya toleransi antar umat beragama, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh belahan dunia. "NU akan terus menyuarakan terciptanya Ukhuwah Islamiyah di masyarakat Islam, Ukhuwah Wathaniyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan Ukhuwah Insaniyah, yaitu terciptanya perdamaian penduduk dunia," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke PBNU, HKBP juga menawarkan terjalinnya kerjasama di sejumlah bidang, antara lain di bidang pendidikan dan perekonomian. Ketua Umum PBNU  KH Said Aqil Siroj menyambut baik adanya tawaran tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Al Quran surat Mumtahanah ayat 8 dan 9 menyebutkan, Allah tidak melarang Muslim menjalin kerjasama dengan non Muslim, selama non Muslim tersebut tidak memerangi Islam. Yang dilarang itu kerjasama dengan non Muslim, bilamana non Muslim itu memerangi Islam dan mengusir Muslim dari negerinya," kata Kiai Said.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas