Banyak Kader PKS di Daerah Inginkan Keluar Koalisi
Anggota Majelis Syuro PKS Refrizal mengakui banyaknya kader di daerah yang meminta PKS keluar dari koalisi pemerintahan.
Penulis:
Ferdinand Waskita
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Majelis Syuro PKS Refrizal mengakui banyaknya kader di daerah yang meminta PKS keluar dari koalisi pemerintahan. Diketahui, PKS merupakan salah satu anggota koalisi pendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Saya kira di daerah banyak yang berpendapat kayak Pak Fahri (keluar koalisi)," kata Refrizal ketika dihubungi, Rabu (22/5/2013).
Refrizal mengatakan adanya suara-suara tersebut diperbolehkan oleh PKS. Partai pimpinan Anis Matta itu tidak melarang usulan tersebut.
"Tidak ada faksi-faksi, dan tidak dibungkam pendapat orang. Kecuali kalau sudah diputuskan maka harus taat, karena itu prinsip organisasi, ada tata-tertibnya," ujar Refrizal
Anggota Komisi VI itu mengungkapkan keputusan PKS keluar dari koalisi merupakan kewenangan majelis syuro.
Pertimbangan tersebut akan diserahkan kepada ketua majelis syuro dengan masukan dari ketua dewan syariah, dan ketua MPP (Majelis Pertimbangan Partai), ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat), dan Sekretaris Jenderal.
"Sudah mekanisme pada dewan tingkat tinggi. Kita tidak bisa memutuskan dan komentar. Itu juga melihat perkembangan kondisi," ujarnya.
Ia mengatakan hingga kini PKS tetap berkoalisi dengan pemerintah."Kalau diputuskan keluar baru keluar. Ini penuh kemungkinan, yang akan terjadi datang itu kan tidak tahu. Itu rahasia Allah," katanya.