PAN: Urusan PKS Keluar Koalisi
Ancaman PKS memutuskan keluar dari koalisi tak banyak ditanggapi partai yang tergabung di dalamnya seperti Partai Amanat Nasional atau PAN.
Penulis:
Y Gustaman
Editor:
Gusti Sawabi
TRIBUNnews.com, JAKARTA - Ancaman PKS memutuskan keluar dari koalisi tak banyak ditanggapi partai yang tergabung di dalamnya seperti Partai Amanat Nasional atau PAN.
"Soal ancaman PKS mundur bukan kapasitas PAN untuk mengikuti urusan rumah tangga partai lain," ujar Sekjen PAN, Taufik Kurniawan kepada wartawan di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Rabu (22/5/2013) malam.
Memang, sebagai partai koalisi, PAN mengidealkan PKS tetap kompak. Adanya dinamika politik di antara partai politik, dan nostalgia lumrah. PAN sendiri berharap koalisi tetap terjaga.
Taufik menjelaskan, sejak awal keputusan PAN bergabung dengan setgab diputuskan dalam rakernas, yaitu keputusan tertinggi setelah kongres yang meliputi Ketua DPW dan DPD. Mereka ikut menentukan keputusan berkoalisi atau tidak.
"Itu keputusan institusi. PAN punya kewajiban moril menjaga koalisi agar memiliki tinta emas. Soal ancaman PKS mundur bukan kapasitas PAN, untuk mengikuti urusan rumah tangga partai lain," tegasnya.