Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

PKS Tanya KPK Kelanjutan Tersangka Kasus Hambalang

tidak boleh ada diskriminasi dalam penegakan hukum

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzzamil Yusuf, mengaku heran dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Pasalnya kasus dugaan korupsi Hambalang yang menelan kerugian negara hingga Rp 2,1 triliun seperti hilang ditelan bumi sementara kasus dugaan suap sapi impor Rp 1 miliar justru dibuat heboh.

Dia pun menanyakan bagaimana nasib tersangka kasus Hambalang.

"PKS yang kasusnya hanya Rp 1 miliar dibuat heboh, harusnya kasus Hambalang ini bisa lebih heboh. Kerugian negara sampai triliunan rupiah," kata Muzammil di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Menurut Muzzamil, kasus-kasus besar lainnya tidak hanya Hambalang harus diusut tuntas. "Kita minta diperlakukan adil, semua kasus besar di KPK diusut diperlakukan sama depan hukum," tegas Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini.

Jadi, lanjut politisi senior PKS ini, tidak boleh ada diskriminasi dalam penegakan hukum. "Kalau KPK bilang PKS bukan partai malaikat maka KPK juga bukan malaikat," ujar Muzzammil.

PKS, lanjut Muzzammil, mendukung upaya penindakan korupsi semua pihak, semua kalangan, dengan azas praduga tak bersalah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi kalau ada kasus hukum Hambalang ini sudah ditetapkan tersangka maka patut di-follow up. Kasus Hambalang ini kerugian negara sekian triliun, kasusnya harus tuntas," ujar dia.

Untuk diketahui, siang ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan melansir temuan terbaru soal audit terhadap Hambalang. Kemarin, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan pihaknya menunggu audit lengkap dari BPK untuk menindaklanjuti kasus ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas