Rahmawati: Pancasila Itu Masterpiece, Sayang Dilupakan
Sebagai dasar negara Republik Indonesia, Pancasila mulai tergerus, dan tergantikan dengan pemikiran luar.
Penulis:
Y Gustaman
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai dasar negara Republik Indonesia, Pancasila mulai tergerus, dan tergantikan dengan pemikiran luar. Kondisi ini membuat keprihatinan putri salah satu Pendiri Bangsa, Soekarno.
"Saya prihatin karena sayang banget. Istilahnya Pancasila itu masterpiece bangsa kita sendiri, kenapa sampai dilupakan," ujar Rahmawati Soekarnoputri di sela merayakan hari kelahiran Bung Karno di Jakarta, Kamis (6/6/2013).
Rahmawati mengaku tak habis pikir. Kenapa saat ini muncul kecenderungan publik dan elite pemimpin lebih memilih, bahkan mencontek pemikiran asing, yang secara kultur berbeda dengan semangat Pendiri Bangsa.
"Itu betul-betul sangat tidak menghargai pemikiran Founding Fathers kita. Kenapa kita mesti mencontek pemikiran-pemikiran dari luar sedangkan orang luar sendiri sekarang banyak yang ingin belajar pemikiran Soekarno," sindir Rahmawati.
Ia menambahkan, Pancasila dan gagasan pemikiran Pendiri Bangsa harusnya diresapi dan didalami para generasi muda. Terutama dari pemikiran-pemikirannya, sifat kenegarawanannya, ataupun secara pribadinya.
Sebagai anak, Rahmawati masih memiliki kesan kuat bagaimana Bung Karno memiliki sifat kebapakan yang kuat, dan teladan dalam kepemimpinan. "Pemikirannya sangat saya kagumi," kata Rahmawati.