Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BLSM Tidak Hilangkan Penderitaan Rakyat

Pasalnya bantuan yang diberikan sedikit, tidak sesuai dengan efek domino kenaikan harga BBM

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR Komisi XI Ecky Awal Mucharam menjelaskan kenaikan harga bahan bakar minyak(BBM)bersubsidi membuat masyarakat menderita. Meski dengan ada Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), Ecky menilai bantuan tersebut tak mengilangkan penderitaan masyarakat.

"Kalau BLSM habis semester pertama tahun 2014 masyarakat merasakan dampaknya harga BBM naik," ujar anggota DPR dari fraksi PKS tersebut di gedung DPR, Selasa (17/6/2013).

Ecky menegaskan kalau BLSM tidak memberikan solusi untuk membantu masyarakat miskin di seluruh Indonesia. Pasalnya bantuan yang diberikan sedikit, tidak sesuai dengan efek domino kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Sebenarnya balsem hanya sedikit, kurang bahkan, dibandingkan penderitaannya, balsem hanya 4 bulan doang," ujar Ecky.

Saat ini DPR sedang memutuskan apakah anggaran untuk BLSM disetujui atau tidak. Pasalnya tiga fraksi, PKS, Hanura, dan PDI-P menilai BLSM hanya alat politik pemerintah.

Pemerintah mengajukan anggaran kompensasi BLSM sebesar Rp 27,9 triliun di dalam APBN. Anggaran tersebut diambil dari pengurangan BBM bersubsidi. Dengan anggaran tersebut masyarakat diberikan bantuan hanya selama 4 bulan setelah harga BBM bersubsidi naik.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas