Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakil Ketua DPD: Seharusnya Tahanan Narkoba, Korupsi, dan Teroris Dipisah

Wakil Ketua DPD La Ode La Ode mengatakan keluhan tentang matinya listrik di LP Tanjung Gusta hanyalah faktor pemicu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPD La Ode La Ode mengatakan keluhan tentang matinya listrik di LP Tanjung Gusta hanyalah faktor pemicu, kendati memang kondisional sangat beralasan. Namun, terpenting adalah memastikan bahwa di intern LP musti dicegah terjadinya penyatuan narapidana yang bisa jadi kekuatan massa tak terkendali.

"Selain itu harus juga dievaluasi tentang campur aduknya narapidana dalam satu LP," kata La Ode.melalui pesan singkat kepada Tribunnews.com, Minggu (14/7/2013).

La Ode melihat dicampurnya narapidana korupsi dan mafia narkoba membuat kekuatan tersendiri. "Di mana mereka masih memiliki kekuatan dana untuk menggerakkan narapidana lainnya," tuturnya.

Seharusnya, kata La Ode, terdapat pemisahan antara narapidana narkoba, korupsi dan terorisme.

"Sehingga pembinaannya juga akan fokus berdasarkan karakter kejahatannya. Tentu saja fasilitas kebutuhan dasar musti dipenuhi," ujar La Ode.

Sebelumnya, sebanyak 212 narapidana melarikan diri sekitar pukul 18.30 WIB, Kamis (11/7/2013). Mereka keluar melalui pintu portir Lapas Tanjung Gusta, setelah membakar gedung perkantoran yang ada di dalam Lapas. Kaburnya narapidana tersebut diawali dengan kerusuhan di dalam Lapas. Penghuni Lapas marah setelah sejak subuh listrik mati dan pasokan air bersih kurang. Hal tersebutlah yang menyulut kerusuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pengejaran masih terus dilakukan terutama terhadap narapidana terorisme yang ikut melarikan diri dalam peristiwa tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas