Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diusulkan Pembentukan Komnas Binatang

Penggagas petisi mengenai pembantaian gajah di Aceh, Aulia Ferizal, mengusulkan pembuatan Komnas Binatang kepada Menteri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

Laporan Ida Ayu Lestari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penggagas petisi mengenai pembantaian gajah di Aceh, Aulia Ferizal, mengusulkan pembuatan Komnas Binatang kepada Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan (23/7/2013). Usul tersebut disampaikan dalam acara penyerahan petisi di Kementrian Kehutanan, Jakarta.

''Saya meminta adanya komnas binatang, yang tidak terkait dengan pengusaha, untuk kesejahteraan binatang,'' kata Dian Paramita dari Change.org.

Menurutnya, Komnas Binatang sangat diperlukan sebagai pengawas agar tidak terjadi lagi kekerasan terhadap hewan. Aulia menyebutkan beberapa kasus penyiksaan terhadap hewan yang dilakukan oleh manusia.

''Ada video kuda nil dipindahkan secara paksa, dipukuli,'' kata Dian.

Pengurus Tim Pengelola Sementara Kebun Binatang Surabaya, Toni Sumampouw, kemudian menanggapi pernyataan Dian Paramita perihal kuda nil tersebut. Ia mengatakan, pemindahan tersebut memang harus dilakukan.

''Kuda nil itu memang harus dipindahkan, karena over populated,'' kata Toni.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Dian Paramita kembali meluruskan pernyataannya.

''Yang saya garisbawahi itu satwa dipukuli, bukan masalah pemindahan,'' ungkapnya.

Selain masalah pemukulan terhadap kuda nil, terdapat beberapa kasus lain mengenai ketidaksejahteraan hewan-hewan di Indonesia. Sebut saja harimau Kebun Binatang Surabaya, Melani, yang sakit akibat diberi makan-makanan berformalin, dan Papa Genk, gajah yang dibantai untuk diambil gadingnya di Aceh. Untuk itu, Aulia berharap, Komnas Binatang segera dibentuk, agar kasus serupa tidak terjadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas