Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Empat Masalah Arus Lalu Lintas Menjelang Lebaran

Masalah pertama gangguan lalu lintas adalah penggunaan jalan nasional yang tidak benar

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menyimpulkan empat faktor utama penyebab kemacetan menjelang lebaran. Masalah pertama gangguan lalu lintas adalah penggunaan jalan nasional yang tidak benar.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan menilai masih banyak masyarakat yang belum menggunakan lajur jalan dengan baik.

Untuk itu Menhub berharap agar ada pengawasan di beberapa titik lokasi selama lebaran yang bisa menyebabkan penumpukan.

"Pasar tumpah, lokasi wisata, atau perlintasan sebidang antara jalan dan jalan rel di jalur utama dan jalur alternatif Angkutan Lebaran 2013," ujar EE Mangindaan, di kantornya, Kamis (1/8/2013).

Masalah kedua, peningkatan penggunaan kendaraan darat saat mudik. Menurut E.E Mangindaan hal tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan jika para pemudik tidak berhati-hati.

"Peningkatan penggunaan sepeda motor dan mobil pribadi yang akan berdampak pula pada tingkat kerawanan kecelakaan," ujar E.E Mangindaan.

Masalah ketiga mengenai pengaturan dan pengawasan kegiatan mudik angkutan laut dan ASDP. Menurut E.E Mangindaan masih banyak pelayanan jasa angkutan laut yang belum menyesuaikan ketentuan keselamatan pelayaran bagi penumpang dan kapal Ro – Ro.

Rekomendasi Untuk Anda

"Utamanya beberapa pelabuhan – pelabuhan yang rawan terhadap kelebihan muatan," ungkap E.E Mangindaan.

Masalah terakhir dalam lalu lintas saat lebaran adalah ketertiban dan kelancaran pelayanan keluar masuk penumpang di terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandar udara.

"Saya meminta semua aparat baik yang ada di posko terpadu ini ataupun di lapangan, telah siap dengan langkah-langkah antisipasi apabila terdapat gangguan terkait dengan 4 permasalahan tersebut," papar E.E Mangindaan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas