Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PPATK Siap Bongkar Rekening Para Jenderal Calon Kapolri

Jenderal Timur Pradopo segera meletakkan jabatannya sebagai Kapolri RI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jenderal Timur Pradopo segera meletakkan jabatannya sebagai Kapolri RI. Disebutkan sekitar sembilan jenderal akan berkompetisi menggantikannya. Hal itu tampak dari beberapa kanditat melaporkan harta kekayaannya ke KPK .

Agar pemilihan berjalan transparan, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) siap menelisik dan membongkar rekening Jenderal yang dianggap tak wajar alias rekening gendut.

Kendati demikian, menurut Ketua PPATK, M Yusuf itu belum bisa dilakukan pihaknya, mengingat dari Polri dan KPK belum memberikan nama dan data lengkap para calon Kapolri tersebut.

"Sampai sekarang belum ada (surat) resminya. Jadi saya belum tahu nama-namanya," ujarnya di Kemenkumham, Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Jika nantinya nama-nama itu sampai ke tangan PPATK, Yusuf berjanji akan membuka hasil temuan pihaknya, apakah rekening para jenderal tersebut mencurigakan atau tidak.

"Saya ingin pimpinan Polri orang terbaik. Saya akan sampaikan apa adanya. Saya enggak mau hidup saya terbebani," kata Yusuf.

Sedangkan untuk data para Jenderal yang sebelumnya dikabarkan memiliki rekening gendut, Yusuf mengaku masih menyimpan datanya. Karena itu, pihaknya tidak terlalu sulit untuk melacaknya.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk diketahui, ada beberapa nama Jenderal yang sudah melaporkan harta kekayaannya ke KPK dan disebut-sebut akan meramaikan bursa calon Kapolri. Mereka adalah Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Sutarman, Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan.

Wakil Kepala Badan Reserse Mabes Polri Inspektur Jenderal Anas Yusuf, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno, Kapolda Bali Irjen Pol Drs Arif Wachjunadi, Kadiv IT Polri Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, mantan Kepala Divisi Humas Markas Besar (Mabes) Polri Irjen Polisi Saud Usman Nasution dan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas