Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jalur Mudik Mulai Lancar Kecelakaan Lalu Lintas Tetap Meningkat

Dua hari menjelang lebaran kepadatan arus mudik mulai menunjukan. Tetapi hal tersebut tidak dibarengi dengan penurunan angka kecelakaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Gusti Sawabi

Laporan wartawan tribunnews.com : Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Dua hari menjelang lebaran kepadatan arus mudik mulai menunjukan. Tetapi hal tersebut tidak dibarengi dengan penurunan angka kecelakaan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Kombes Pol Agus Rianto menjelaskan bahwa pada H-2 terjadi 292 kecelakaan lalu lintas. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 26 kasus dari H-3 lebaran dengan 266 kasus.

Tetapi jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan dari hari sebelumnya. Pada H-3 korban meninggal dunia sebanyak 59 orang, sementara H-2 hanya 54 orang korban meninggal dunia. Sementara luka berat meningkat dari 86 orang menjadi 95 orang, begitu juga luka ringan meningkat dari 326 menjadi 344.

"Kalau dilihat dari pelaksanaa operasi ketupat (H-6 sampai H-2) jumlah kejadian kecelakaan sebanyak 1.124, dengan korban meninggal dunia sebanyak 232 orang, luka berat 352 orang, dan luka ringan 1377 orang," ungkap Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan,

Dari 292 kecelakaan sepeda motor masih mendominasi sebagai kendaraan terbanyak terlibat kecelakaan. Dari angka kecelakaan H-2 jumlah sepeda motor yang terlibat kecelakaan sebanyak 340 unit, mobil penumpang 86 unit, bus 22 unit, mobil pengangkut barang 42 unit, dan 16 unit lainnya kedaraan lain-lain.

"Total kendaraan sepeda motor yang terlibat kecelakaan selama mudik lebaran sebanyak 1312 unit dari 1932 unit kendaraan, jadi 70 persen lebih," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Faktor kelelahan dan pengemudi mengantuk menjadi penyebab yang paling mendominasi dalam sejumlah kecelakaan lalu lintas pada H-3. 56 kasus kecelakaan diakibatkan pengemudi lelah dan mengantuk, sementara 29 kasus melampau batas kecepatan.

"Mengantuk atau faktor kelelahan mendominasi sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas," katanya.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas