Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SBY Dua Hari Tulis Pidato untuk 16 Agustus

Usai Lebaran, wajah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlihat lebih berseri-seri ketimbang hari biasanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco

Karena itu, lanjutnya, keputusan akhir soal APBN 2014 ada di tangan presiden, maka usul dari bawahannya yang relatif bersifat pesimistis, harus dicambuk presiden.

"SBY harus membuktikan janjinya bahwa pertumbuhan ekonomi 2014 harus tercapai minimal tujuh persen. Walau pertumbuhan ekonomi di APBN-P 2013 hanya dipatok 6,3 persen. Janji adalah janji yang harus dipenuhi. Karena bila tidak, ini bisa dianggap sebagai suatu kegagalan," papar Harry Azhar.

Politisi Golkar menambahkan, harus dibuat indikator bahwa pertumbuhan ekonomi berhubungan dengan indikator kesejahteraan rakyat, agar bisa dikatakan pertumbuhan ekonomi berkualitas.

"Presiden harus menegaskan dalam pidatonya nanti, tentang indikator kesejahteraan rakyat yang harus dicapai di 2014, seperti angka kemiskinan yang terus menurun, angka pengangguran yang juga menurun, kesenjangan pendapatan yang semakin membaik, serta indeks pembangunan manusia yang juga membaik di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota-kota di Indonesia," beber Harry.

Menurutnya, ini kesempatan terakhir SBY untuk merumuskan dan melaksanakan janjinya, agar dikenang dalam sejarah Indonesia. Sebab, pada Oktober 2014, Indonesia sudah berganti presiden yang baru hasil Pemilu 2014.

"Janji yang ditepati akan dikenang sepanjang masa!" Tegas Harry. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas