Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tifatul Ogah Jelaskan Kucuran Dana PT Indoguna ke PKS

Tifatul Sembiring enggan menjelaskan soal setoran uang 10 ribu dolar AS untuk penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional PKS di Medan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Masjelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring enggan menjelaskan soal setoran uang 10 ribu dolar AS untuk penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional PKS di Medan dan Rp 250 juta untuk acara PKS di Four Season dari PT Indoguna Utama.

Menteri Komunikasi dan dan Informatika justru meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjelaskan hal tersebut.

Ketidakbersediaan menjelaskan setoran uang tersebut dikatakan Tifatul usai menjadi salah satu pembicara acara diskusi KPK bertajuk 'Berantas Korupsi Lewat Udara' di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/8/2013).

Padahal sebelum disinggung soal duit setoran ke PKS itu, Tifatul dengan lancar memberikan keterangan seputar radio streaming 'Kanal KPK'.

"Tanya KPK (kalo masalah setoran itu)," lata Tifatul.

Tak puas dengan jawaban Tifatul tersebut, awak media mencoba menkonfirmasinya kembali. Namun, lagi-lagi Tifatul berucap seperti itu. Bahkan, Tifatul mempercepat langkahnya menuju mobil Royal Saloon B 1253 RFS di teras kantor KPK.

"Tanya ke KPK. Kita dikusi mengenai radio," kata Tifatul sebelum meninggalkan markas Abraham Samad dkk.

Sebelumnya, Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Umum PT Indoguna Utama, Juard Effendi mengakui bila perusahaannya pernah menyetorkan uang untuk kegiatan Partai Keadilan Sejahtera (KPK). Juard pernah menyetorkan uang 10 ribu dolar Amerika untuk penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional PKS di Medan dan Rp 250 juta untuk acara PKS di For Season.

Pengakuan tersebut disampaikan Juard saat bersaksi untuk terdakwa Ahmad Fathanah di pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (16/8/2013). Tak hanya itu, Juard juga menyatakan adanya importir lain yang juga menyetorkan uang untuk kegiatan partai yang pernah dipimpin oleh Lutfhi Hasan Ishaaq itu.

"Ada, waktu itu saya berikan 10 ribu dolar AS. Itu untuk munas PKS," kata Juard.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas